Mengatasi Samsung Galaxy Note 5 Yang Sering Restart?

Posted on

ArchiMateriali.com – Assalamu’alaikum sobat Archi. Semoga selalu diberikan keberkahan di bulan penuh berkah ini. Sebelumnya saya mau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Bagi yang tidak? Ya saling menghormati satu sama lain. Aamiin. Sudah beberapa hari ini saya tidak update di blog ini. Mohon maaf dikarenakan banyak urusan di dunia nyata jadi membuat tidak sempat menulis lagi (halah alesan, bilang saja tidak ada bahan tulisan, haha).

Baiklah, kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara mengatasi Samsung Galaxy Note 5 yang sering restart sendiri. Jadi ceritanya kemarin (eheeemm) dikasih (dicicil) oleh pimpinan sebuah smatphone Samsung yaitu Galaxy Note 5 (2nd tentunya). Beberapa hari dipakai kok sering restart sendiri. Mau dipakai buka menu kadang restart. Dipakai untuk memasang tema, restart. Bahkan dipakai untuk telpon, restart. Kan kampret yak!

Dan yang paling parah ketika restart-restart mulu hanya sampai logo Samsung Galaxy Note 5 saja. Untuk bukti videonya seperti di bawah ini. Saya rekam hanya beberapa detik saja. Aslinya itu seharian penuh si samsung tidak bisa dipakai. Ngambeknya kebangetan deh.

Pengaturan Pabrik

Hal pertama yang saya lakukan adalah mengembalikan ke pengaturan pabrik. Bisa dengan masuk ke pengaturan atau bisa juga dengan cara masuk ke recovery. Untuk masuk ke dalam recovery Samsung Galaxy Note 5 dengan cara menekan tombol Power + Volume Up + Home secara bersamaan. Si Samsul kembali seperti beli gress baru lagi.Tetapi cara ini pun hanya bertahan selama satu hari, hari berikutnya gejala restart-restart sendiri muncul lagi. Hadeeeuhhhhh.

Mau tidak mau insting untuk mencari tahu menggebu-gebu. Maklum hape mahal (halah pamer, haha). Saya baca di Kaskus dan grup Facebook banyak yang menyarankan jika Samsung Galaxy Note 5 sering mengalami restart sendiri solusinya adalah ganti baterai. Masuk akal juga sih. Oke akhirnya saya telpon ke Samsung Service Center Semarang untuk tanya harga baterainya.

“Selamat pagi Mbak cantik”

“Halo selamat pagi. Dengan bapak siapa saya bicara?”

Woii mbak saya menikah saja belum sudah dipanggil bapak-bapak :'(

“Dengan Archi, Mbak!”

Baca Juga :  Review Fujitsu F-04G : Berenang di Laut

“Baik Pak Archi, bagaimana kabarnya hari ini?” 

Ini beneran, kita ditanya kabarnya hari ini. Seumur-umur baru kali ini telpon ditanyain kabar oleh si CS. Baper deh bagi yang jomblo, wkwk.

“Alhamdulillah baik. Allahu Akbar. Mbak mau tanya harga baterai Samsung Galaxy Note 5 berapa ya?”

“Ok baik Pak Archi. Untuk harga baterai Samsung Galaxy Note 5 Rp 350.000,-“

Telepon selesai.

Ganti Baterai

Selang beberapa hari akhirnya saya putuskan untuk datang ke Samsung Service Center Semarang yang berada di Jl. Dr. Cipto. Seperti biasa mengambil nomor urutan perbaikan. Akhirnya ketemulah dengan salah satu CS mebak-mbak. Lupa namanya. Saya jelaskan kalau samsung saya sering restart sendiri. Yang paling parah bahkan seharian tidak mau masuk ke home screen. Mentok di logo Samsung Galaxy Note 5. Sialan memang.

Dijelaskan sama mbaknya. ada tiga kemungkinan yang bisa menyebabkan

1. Masalah software (Lha wong sudah pernah saya reset lho mbak. Gak mempan)

2. Masalah baterai (semoga saja)

3. Masalah di mesinnya atau motherboard (modyar kalo beneran ini)

Akhirnya si samsung harus opname 5 hari ini di sana dikarenakan spare part baterai harus pesan dulu dari Jakarta. Ternyata harga baterai Samsung Galaxy Note 5 di sini sebesar Rp 315.000. Nanti kalau sudah selesai akan ditelpon untuk mengambilnya. Yah mau tidak mau. Lha mau gimana lagi coba?

Setelah sekian purnama, akhirnya si mbak-mbak CS telpon memberikan kabar.

“Pagi Pak Archi, sebelumnya mohon maaf pak ini sudah saya ganti baterainya. Tetapi masih juga sering restart. Kemungkinan masalahnya di motherboardnya itu pak. Kalau ganti mesin kurang lebih harganya Rp 2.500.000,-“

Kuapokmu kapan? Wkwk. Ingin menangis dan tertawa tetapi tidak bisa.

Ganti Motherboard

Akhirnya saya belum memutuskan untuk ganti mesin atau tidak. Lha gimana je? Harga yang harus dibayarkan gaji sebulan je, haha. Dan terpaksa harus mengambil di samsung dengan ketidakberdayaannya untuk digunakan sehari-hari. Ibarat orang samsung ini seperti punya penyakit jantung. Yang setiap saat bisa kumat dan membunuhnya (lebay ah lebay). Dan uang baterai sebelumnya juga akan dikembalikan. Alhamdulillah, hehe.

Baca Juga :  Cara Mudah Transfer File Dengan Mi Drop

Jadi sebenarnya ini tulisan tutorial atau curhat sih mas?

Begitulah sobat Archi, pengalaman saya memakai hape mahal cum bernama Samsung Galaxy Note 5 yang harus berakhir dengan bad ending. Belum apa-apa harus ganti motherboard. Somplak memang. Jika sobat Archi ada sama kejadiannya. Solusi pertama dari saya sih ganti baterai dahulu. Beruntung jika dengan ganti baterai masalah restart selesai teratasi.

Jika sobat Archi yang hapenya Samsung Galaxy Note 5 mengalami hal serupa yaitu sering restart sendiri. Tiga langkah di atas perlu dicoba satu per satu:

1. Reset atau kembali ke pengaturan pabrik bisa lewat pengaturan atau recovery.

2. Ganti baterai asli di Samsung Service Center dengan harga Rp 315.000,-

3. Ganti mesin atau motherboard dengan harga Rp 2.500.000,-

UPDATE:

[infobox style=”alert-info”]Saya memutuskan untuk tidak ganti mesin lantaran harganya yang lumayan juga. Lha wong bisa buat beli hape xiaomi baru je, hehe. Dan saya pakailah Samsung Galaxy Note 5 tersebut seperti biasanya. Tetapi di sini saya tidak memasukkan email gmail. Pokoknya produk Google seperti Google Play Store, Gmail dll tidak saya masukkan akun. Dan alhamdulillah sampai saya menulis ini sudah jarang sekali restart. Kalaupun restart tidak sampai luama seperti video di atas.Entah apakah tips ini bisa dipakai sobat Archi yang menemui permasalahan yang sama di Galaxy Note 5nya. [/infobox]

Salam Archi.

 

Gambar Gravatar
Selalu ingin belajar akan hal-hal yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.