Cara Mudah Transfer File Dengan Mi Drop

Posted on

ArchiMateriali.com – Holla sobat Archi dimanapun berada. Sudah bersyukurkah hari ini, Sobat? Semoga sudah ya. Alhamdulillah. Pembahasan kali ini masih seputar smartphone Xiaomi, lebih tepatnya salah satu fitur MIUInya yaitu Mi Drop. Semenjak beralih menggunakan GNU/Linux Manjaro salah satu kesulitan saya adalah menyambungkan hape android ke Manjaro. Tidak seperti Windows yang bisa tersambung dengan android. Tetapi, itu semua sudah teratasi dengan adanya fitur terbaru Mi Drop yaitu hubungkan ke komputer.

Mi Drop

Mengapa ini sangat membantu? Kita sudah pusing jika kebetulan tidak membawa kabel data. Atau harus mengirimkan file via Bluetooth maupun harus mengeluarkan micro SD terlebih dahulu. Jika fitur hubungkan ke komputer di Mi Drop sobat belum ada, bisa diperbarui terlebih dahulu lewat Playstore.

Baiklah, mari kita langsung saja bahas fitur terbaru dari Mi Drop ini. Yang menurut saya sangat membantu sekali dikarenakan memakai Manjaro Linux.

1. Buka aplikasi Mi Drop sobat, seperti yang saya uraikan sebelumnya untuk memperbarui Mi Drop sobat terlebih dahulu. Kemudian klik gambar maskot MIUI pojok kiri atas.

2. Kemudian pilih Hubungkan ke komputer.

3. Oh iya, satu syarat lagi pastikan komputer atau laptop sobat terhubung dalam satu jaringan yang sama dengan hape Xiaominya. Lantas pilih Mulai.

4. Di sini sobat bisa memilih penyimpanan mana yang hendak dibagikan. Kartu SD atau Penyimpanan bersama internal.

5. Akan muncul alamat tautan seperti gambar di bawah.

6. Lanjut ke komputer/laptop sobat Archi. Buka file manager sesuai dengan OS yang sobat gunakan. Di sini saya menggunakan Manjaro Linux. Kemudian ketik alamat tautan yang sudah kita dapatkan tadi di langkah nomor 5 kemudian Enter.

7. Muncul jendela verifikasi, pilih saja Anonymous kemudian klik Connect. Jika sobat menggunakan Windows, langkah ini tidak ada.

8. Sobat Archi sudah bisa mengakses penyimpanan internal atau kartu SD yang ada di hape xiaomi sobat.

Bagaimana sobat Archi? Mudah bukan? Dan tentunya tidak ribet dan praktis. Tidak perlu panik jika harus memindahkan data dari hape ke komputer yang penting dibutuhkan.

Baca Juga :  Cara Mudah Mengubah Bahasa Google Analytics

Demikian pembahasan kita kali yang saya yakin sobat Archi sudah pada tahu, hehe. Setidaknya saya mengingatkan kembali. Terima kasih sudah mau mampir.

Salam bahagia.

Gambar Gravatar
Selalu ingin belajar akan hal-hal yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.